Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2019

Sakit Kala UAS


Yogyakarta, 6 Juni 2017



Yth. Wakil Dekan I
Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama               : Katya Chrissadewi Lucia
NIM                 : (sensor)
Fakultas           : Pertanian
Program Studi  : Sosial Ekonomi Pertanian/Agrobisnis

Sehubungan dengan Ujian Akhir Semester yang telah berlaku pada hari : Selasa, 30 Mei 2017 dan Rabu, 31 Mei 2017, saya memohon dengan sangat untuk mengikuti ujian susulan dengan:

Mata Kuliah                 : Ekonomi Produksi Pertanian
Dosen Pengampu         : S(sensor), S.P., M.Sc.

Dan

Mata Kuliah                 : Manajemen Finansial
Dosen Pengampu         : Ir. Ken (sensor), M.S.

Permohonan ini saya buat dikarenakan pada hari tersebut saya tidak dapat mengikuti Ujian Akhir Semester dikarenakan sakit campak. Saya berharap ujian susulan dapat segera dijadwalkan mengingat saya mengikuti KKN-PPM UGM periode antar semester di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Juni 2017 sampai dengan 10 Agustus 2017. Surat dokter beserta hasil pemeriksaan, fotokopi kartu ujian dan fotokopi lembar  pemesanan tiket keberangkatan KKN saya lampirkan sebagai pertimbangan.

Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sebenarnya dan atas perhatian Bapak saya ucapkan terimakasih.


Hormat saya,



Katya Chrissadewi Lucia


Rabu, 13 Maret 2019

Tetiba Merindu


Entah kenapa akhir-akhir ini aku mulai bosan
Retorika hidup yang monoton menyesakkan
Bangun, duduk mendengarkan teori-teori hijau, jemu, pulang
Tertawa lalu hilang dan kembali termenung
“Apalagi yang harus ku tertawakan?”

Menangkap satu teman
Tidak
Tidak akan
Karena aku sudah berjanji untuk tidak
Pada siapa?
Mungkin semesta
Mungkin Bunga
Yang jelas untukku sendiri

“Kenapa tidak? Kalian manis”
Memang, siapa bilang pahit atau asam?
Kubuat semanis mungkin agar kalian ingin
Tapi tidak untuk lebih atau kesalahan yang sama akan berulang kembali
Ingat aku kupu, bukan keledai atau seonggok daging yang dungu

Selama ini, tak pernah ku melihat atau bahkan merasakan hembus kepak sayap mungilnya
Ah tidak mungil, bahkan sayapnya mungkin lebih besar dan kuat daripada milikku
Hanya saya aku yang lebih dulu terbang menjauh
Seketika berpikir
“Mengapa tak pernah bertemu kumbang, meski tamankami tak berjauhan?”
“Ingin tak ingin, setidaknya  barang sekilas saja kami pernah melihat satu sama lain bukan?”
“Apakah semesta begitu tak ingin?”
“Ataukah dia yang begitu tak ingin?..”

Senin, 23 November 2015

Kamis, 21 Juni 2012

i want to talk with you, self by self, heart by heart. Dude, why you so far away?

tiba-tiba teringat si kumbang kecil
haha lucu sekali, jadi sedikit galau dah. Aku tutup mataku dan terlihat disana memori waktu pangeran itu sedang tersenyum.

Aku tidak tahu mengapa dulu kamu menjadikanku seorang putri, padahal aku tahu aku lebih mirip pengembara yang gagah daripada putri lembut yang lemah gemulai. Mungkin kau melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, terimakasih aku sangat menghargainya :)

Kumbang kecil aku ingin bercerita, tahukah kamu aku mengulang kembali segala percakapan yang masih bisa aku ingat. Maafkan aku kumbang, aku terlihat jahat sekali. Ya kau sangat memanjakanku hingga aku menjadi putri kecil manja yang sangat kekanakan. Aku memintamu untuk dewasa agar aku dapat dewasa pula, seperti adik kecil yang minta digendong kakaknya, maaf jika saat itu aku terlalu berat untukmu.

Senyummu, iya, ingat tidak waktu kita duduk-duduk gaje sambil menikmati es degan ( kelapa muda ). Haha waktu itu aku gagal membuatmu tertawa, aku banyak terdiam disana memandangimu yang ah sudahlah. Pantas saja akhir-akhir ini aku sangat ingin untuk minum es degan, haha.

Ingat tidak saat tangan besarmu itu berada di atas kepalaku? haha itu pertama kalinya kamu menyentuhku, woles aja gausa gemeteran gitu :)

tapi perlahan aku mulai jahat, aku tak tahu kenapa.

Aku mulai mengacuhkanmu, mulai memintamu untuk lebih.

Aku menjadi sangat manja saat kamu sedang beradaptasi dengan dunia barumu.

Hal yang aku takutkan terjadi, aku mulai bosan dengan sikapmu dan mulai melukaimu, maafkan aku.

Saat aku kejam, kau hanya diam. Saat aku menjauhimu, kau hanya diam.
Kumbang, itu membuat diriku semakin jahat.
Diammu tak bisa kubaca, matamu tak bisa kupandang.
Saat kau lewat aku tahu kau mengharapkan aku untuk mengucapkan sepatah kata.
Aku tak bisa, sungguh, untuk melihatmu dari sudut mataku saja sudah membuatku hatiku ga karuan, aku takut.

ya, aku takut.

aku takut kau marah padaku
aku takut kau membalaskan semua ini
aku takut kau tidak memaafkanku

tapi seperti biasa, kau pun hanya diam. Mungkinkah lukamu terlalu dalam?

kemarin sewaktu kita bertemu, Tuhan memberi kesempatan untuk kira bicara.
Aku melihatmu, tampak tak suka melihatku.
hmm, aku mulai takut lagi, tapi kali ini aku mencoba untuk tidak menjadi pecundang lagi.
aku mulai mencoba berbicara seperti semua baik-baik saja.
perlahan kau memperhatikan ocehanku, perlahan kau mulai menganggapku
hey, aku bahagia saat itu!
saat kau sudah mulai tertawa, haha aku merasa ada yang mencair di sini.

Tapi ada suatu hal yang berbeda..
aku tak bisa benar-benar membacamu, selengkap-lengkapnya.
kau mulai bersayap :)

ya.. kau terlihat sangat dibutuhkan sekarang
dan kau.. terlihat sedang menargetkan seekor kupu-kupu lain untuk menyembuhkan lukamu.

jangan dia, jangan.
harus aku yang menyembuhkannya!

disaat terakhirpun aku menunggumu untuk memulainya
1, 2, 3, 4, 5, ..
tidak ada yang berubah, kau tetap diam disana.
hmm aku tetap memandangimu dengan diam-diam, yah kau tak pernah tahu kan?

tapi saat kau mellihat ibu kupu-kupu itu...
kau terlihat mencarinya, terlihat begitu peduli
aku tahu aku seharusnya tidak terlalu berharap
seandainya doraemon berbaik hati kepadaku, aku akan meminjam mesin waktunya.
aku akan menjadi aku yang sekarang untukmu dulu

hmm
sudahlah sekian saja kumbang, cukup ini yang bisa aku ungkapkan.
aku tak boleh menulis saat tetes mata ini mengalir bukan?

semoga kau masih sempat membaca ini semua
"jika memang sudah ada yang lain, aku akan mencobanya seperti matematika yang berhenti untuk meminta kita mencari 'X'-nya kembali~"
ya, aku akan mencobanya
love,
#KCl

Jumat, 01 Juni 2012

a day for remember

Hello guys, udah lama banget aku ga update blog ini, debunya udah sampe di langit-langit nih, hahaha
oke hari ini hari terakhir aku belajar di kelas sepuluh nih, rasanya baru kemaren aku ngedumel masuk di kelas ini, eeh taunya udah mau kelas sebelas aja, cepet banget cyyn..
Iya iya awalnya aku ga nyaman sama ini kelas, habisnya kan waktu mos aku di kelas lain. Tapi guys, setelah 11 bulan aku disini, berkesaaan banget, anak-anaknya nih ya ga ada yang sama, beda semua, ngaco semua, yah ada yang ga ikutan sesat juga sih pokoknya gela abis. Nih ya ada yang ngeyelnya setengah mampus, ada yang lebaynya ga ketulungan sampe ada yang tiap menit minta maaf , yah ga tiap menit juga sih, lebay amat lu kat.
Kelas ini emang paling beda sama , paling jago kalo ngerayu guru apa lagi kalo nunda ulangan paling penuh juga sama yang namanya ngejelek-jelekin teman buat seru-seruan. Pernah di semester satu sehabis obade 17an kita minta berjam-jam pelajaran buat tidur-tiduran ga jelas gitu dah. Hum kangeen.

Balik ke hari ini, sebelum masuk kelas aku disuruh berhenti dulu buat di poto. Udah eksyen khas anak lebay gitu eh dibilang muka bangun tidur, memang mata ga bisa bohong. hari ini aku berangkat pagi ,iya iya biasanya berangkat telat-telat. Habisnya mau gimana lagi, hari ini ada 3 mapel yang ulangan man, jadi yah cari aman aja dah, hahahaha.

Singkat saja sodara-sodara, hari ini sangat aneh, dari alur perubahan mood setiap anak di kelas sampe capeknya kami untuk belajar. Mungkin di setiap kami memang memiliki satu perasaan yang sama, takut untuk kehilangan.
Memang suatu perpisahan itu menggores suatu luka, suatu rasa dimana kita sangat tidak ingin untuk tidak tertawa bersama di ruangan ini.
Hari itu mengecoh, terlihat biasa padahal memiliki cerita. Terlihat tak sempurna padahal luar biasa.
Di hari terakhir kita baru sadar betapa berharganya setiap detik yang kita lewati bersama, setiap menit tawa yang kita merekah di wajah kita, tiap tetes tangis yang mengalir ke seragam kita dan setiap hening yang kita simpan.
kita boleh berpisah , tapi kita tak akan terpisah .. :)
Yeah guys, just close your eyes and remember all the time we spend together. This is a day for remember
ciao!