Senin, 16 Desember 2019

Sejenak

Kadang kamu perlu untuk sedikit bersabar.
Sedikit.
Sedikit.
Sedikit lagi..
Ah tidak, barangkali perlu banyak.
Barangkali perlu berhenti 5 menit untuk mengucek mata yang lelah diforsir di depan kerjaan.
Atau mungkin beberapa menit memejamkan mata sambil menunduk.
Ketiduran maksudku.
Bercanda.
Tapi ada seriusnya.
Serius kita perlu melambat sejenak di tengah tuntutan dunia yang serba cepat.
Segera ini, segera itu, tunggu dulu.  Memang kamu sudah tahu tujuanmu?
Belum tentu!

Kadang kita terlalu asik terbawa arus.
Tapi tidak papa, setidaknya kita bergerak, berproses.
Menikmati alurnya.
Tapi jangan lupa, kamu keluar untuk menikmati. Bukan untuk tenggelam.
Heboh jika tenggelam.
Menggelepar-menggelepar tidak karuan.
Makanya lebih baik tahu tujuan, atau tahu kau berproses atau tidak.

Ingat, berhenti sejenak tidak saru tapi tentu candu.
Apalagi kalau sampai jemu.
Artinya kau tidak sejenak.

Bukan, aku bukan mendorongmu untuk menjadi pemalas.
Tapi boleh sedikit bermalas-malas.
Maksudku, lihat dulu dimana kamu, dimana kita.

Sebenarnya kamu tahu pasti tujuanmu.
Sebenarnya kamu tahu pasti kau berproses.
Sebenarnya dunia tak seburu-buru itu.
Sebenarnya semua sesuai target mu, eh target-Nya.
Tunggu dulu, sejenak saja ya.
Jangan lama-lama.

Sabtu, 14 Desember 2019

Kecil Tapi Besar

Kita semua pernah menang atas pertandingan kita masing-masing.
Entah itu besar atau kecil.
Di umur ke 2 kemenangan sebatas berjalan dan bernyanyi terbata bersama bunda.
Si putih merah merasa paling cermat saat bisa mengalikan bilangan-bilangan bulat.
Remaja tanggung merasa beruntung kala cintanya bersambung.
Masa putih biru sudah tentu paling jago kalau bisa berkesempatan pidato.
Saat kuliah?
Hmm menang atas diri sendiri yang rela kejar tugas sampai pagi juga sudah senyum-senyum sendiri.

Ya
Semakin kesini kemenangan kita kadang terasa kecil.
Semakin kesini kita semakin mengerti, kita punya pembading.
"23 yang lain sudah punya perusahaan sendiri, sisanya ramai dapat cuan dari Instagram."
"Saya seumur kamu sudah pergi kesana kemari, pulang malam mengejar karir"
"Lu harus bisa dong gitu gitu gitu"
"Puji syukur sudah memasuki trimester kedua, semoga sehat"
Dan lain lain.
Terkadang, kita memang merasa tertinggal.
Suka tidak suka, mau tidak mau, kita makhluk sosial yang suka membanding-bandingkan.
Dulu perintah "jangan mengingini" alias jangan iri aku rasa tidak masuk akal.
"Semua orang kan punya porsinya masing-masing" naifku yang lucu.

Tapi, izinkan aku menjadi naif kembali.
Izinkan aku merasa menang akan hal-hal kecilku sendiri.
Izinkan aku merasa menang, atas bangun setiap pagi untuk berproses di tempat yang panas.
Menang atas diriku yang akhirnya tidak malas menulis.
Menang atas diriku yang berusaha menerima setiap bentuk emosi, termasuk kecewa dan luka.
Menang atas diriku yang mengalahkan jiwa pemalu ku untuk menjadi ramah dan terkoneksi dengan sebanyak-banyaknya rekan.
Menang atas aku yang kembali membaca.
Menang atas aku yang bertahan tentang kita.
Menang atas makan pagi, siang dan malam ku.
Dan sesimpel, menang atas aku yang bersyukur.

Kadang, tidak perlu kemenangan yang sebesar itu.
Kadang pula, yang megah itu semu.
Jadi tolong aku, untuk mengumpulkan kemenangan-kemenangan kecilku, yang kut semakin tinggi
Yang suatu saat bisa mengalahkan kemenangan besarmu.
Ah.
Sebenarnya.
Mengalahkanmu tidak penting.
Yang paling penting.
Mengalahkan diriku,
Yang terlalu keras pada diri sendiri.
Bolehkan?

Jumat, 29 Maret 2019

Persimpangan

Perubahan adalah satu yang pasti di dunia ini.
Kita berubah, pasti.
Aku, kamu dan dia adalah orang yang berbeda di tiap menit selanjutnya. Kamu pasti pernah berfikir untuk menjadi api. Tapi di menit selanjutnya kamu ingin menjadi air, karna kamu tau kamu tidak dapat sekuat itu untuk mengontrol apimu.

Pemikiran kita selalu berubah menit demi menit. Setiap informasi menjadi pertimbangannya. Aku sadar betul, aku bukan orang yang sama saat aku melihat diriku sepuluh tahun yang lalu. Ah sepuluh tahun terlalu jauh, bahkan lima tahun yang lalu pun aku sangat berbeda.

Aku pernah menjadi pribadi yang begitu impulsif. Aku tidak peduli akan kemungkinan baik ataupun buruk, yang ku tau pasti ada jalannya dan juga pertolongan orang. Semakin dewasa aku sadar, setiap keputusan akan selalu ada konsekuensinya. Aku mulai berubah menjadi pribadi yang pemikir. Aku selalu mempertimbangkan bahkan kemungkinan terburuk dari suatu hal, yang kadang mungkin tidak seburuk itu. Aku menjadi berhati-hati. Tentu saja, semua ada maksudnya. Kadang aku dalam keadaan yang tidak ingin jatuh. Karna aku sudah pernah betul-betul terjatuh.

Tapi tetap saja aku yang berani mencoba masih ada. Aku yang impulsif masih sering muncul, tapi dengan lebih bijak. Terkadang menjadi dewasa tidak seseru itu, karna ini semua tidak lagi tentang kamu seorang. Ada pertimbangan ibu, ada pertimbangan jiwa, ada pertimbangan dia dan ada pertimbangan takutmu. Namun terkadang satu yang tetap kamu tau, you go with the flow. Pasti ada alur yang kamu ikuti, yang baik menurutmu. Yang terkadang mengejutkanmu meski sebenarnya sudah kamu prediksi. Kadang saat di persimpangan yang sangat asing untukmu, kamu memilih untuk mengikuti arusnya saja.

Tidak papa, tidak ada yang salah. Semua pasti memiliki hasil akhir menarik. Just be you and choose the one that make you happiest.
Yang menarik adalah, lagu JKT48-River membuatku lebih percaya diri.
"Tidak perlu ketakutan walau kau tertinggal. Ya tepian pasti ada, lebih percayalah pada dirimu"

Katya, 30 Maret 2019
Di persimpangan.

Senin, 18 Maret 2019

Sakit Kala UAS


Yogyakarta, 6 Juni 2017



Yth. Wakil Dekan I
Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama               : Katya Chrissadewi Lucia
NIM                 : (sensor)
Fakultas           : Pertanian
Program Studi  : Sosial Ekonomi Pertanian/Agrobisnis

Sehubungan dengan Ujian Akhir Semester yang telah berlaku pada hari : Selasa, 30 Mei 2017 dan Rabu, 31 Mei 2017, saya memohon dengan sangat untuk mengikuti ujian susulan dengan:

Mata Kuliah                 : Ekonomi Produksi Pertanian
Dosen Pengampu         : S(sensor), S.P., M.Sc.

Dan

Mata Kuliah                 : Manajemen Finansial
Dosen Pengampu         : Ir. Ken (sensor), M.S.

Permohonan ini saya buat dikarenakan pada hari tersebut saya tidak dapat mengikuti Ujian Akhir Semester dikarenakan sakit campak. Saya berharap ujian susulan dapat segera dijadwalkan mengingat saya mengikuti KKN-PPM UGM periode antar semester di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Juni 2017 sampai dengan 10 Agustus 2017. Surat dokter beserta hasil pemeriksaan, fotokopi kartu ujian dan fotokopi lembar  pemesanan tiket keberangkatan KKN saya lampirkan sebagai pertimbangan.

Demikian surat permohonan ini saya buat dengan sebenarnya dan atas perhatian Bapak saya ucapkan terimakasih.


Hormat saya,



Katya Chrissadewi Lucia


Rabu, 13 Maret 2019

Tetiba Merindu


Entah kenapa akhir-akhir ini aku mulai bosan
Retorika hidup yang monoton menyesakkan
Bangun, duduk mendengarkan teori-teori hijau, jemu, pulang
Tertawa lalu hilang dan kembali termenung
“Apalagi yang harus ku tertawakan?”

Menangkap satu teman
Tidak
Tidak akan
Karena aku sudah berjanji untuk tidak
Pada siapa?
Mungkin semesta
Mungkin Bunga
Yang jelas untukku sendiri

“Kenapa tidak? Kalian manis”
Memang, siapa bilang pahit atau asam?
Kubuat semanis mungkin agar kalian ingin
Tapi tidak untuk lebih atau kesalahan yang sama akan berulang kembali
Ingat aku kupu, bukan keledai atau seonggok daging yang dungu

Selama ini, tak pernah ku melihat atau bahkan merasakan hembus kepak sayap mungilnya
Ah tidak mungil, bahkan sayapnya mungkin lebih besar dan kuat daripada milikku
Hanya saya aku yang lebih dulu terbang menjauh
Seketika berpikir
“Mengapa tak pernah bertemu kumbang, meski tamankami tak berjauhan?”
“Ingin tak ingin, setidaknya  barang sekilas saja kami pernah melihat satu sama lain bukan?”
“Apakah semesta begitu tak ingin?”
“Ataukah dia yang begitu tak ingin?..”

Senin, 23 November 2015

Selasa, 12 Maret 2019

Jakarta Underkoper


“Pergi ke Jakarta.” Adalah kalimat yang sejak lama ku takuti di hatiku. Dalam benakku, Jakarta adalah kota yang dipenuhi manusia-manusia ambisius, egois dan melakukan segala cara untuk dirinya atau dapat dipersingkat dengan sebutan orang jahat. Sedari kecil aku suka mengikuti berita di televisi atau membaca berita-berita yang ringan terlihat di internet. Mereka menggambarkan kota itu begitu negatif dan sesak, aku takut kesana.

20 Februari 2019, adalah kali pertamaku pergi menikmati Jakarta seorang diri. Malam-malam sebelum itu, jujur saja aku sempat beberapa kali berlinang air mata dan lesu. Tak seperti biasanya, aku yang senang berpetualang ke tempat baru menjadi pribadi yang enggan. Benar-benar perdana dan seorang diri. Kala itu aku sempat menghubungi saudaraku disana, yang kutahu sudah memiliki hunian yang nyaman dan posisi yang mendambakan. Tapi keluarga adalah tai bagiku, begitu bau. Beberapa kali dan jauh-jauh hari ku hubungi dia melalui aplikasi chatting sejuta umat, hanya centang biru yang ku dapat. Yang lebih bau adalah, saat hari H aku tiba di kota itu, aku tetap mencoba menghubungi, maklum aku benar-benar buta soal Jakarta yang besar, tapi tetap centang biru yang ku dapat. Mengapa tidak menelpon? Karna aku segan jikalau ku telepon, dia masih aktif di meja kerjanya. Oh dan satu lagi, dia balik menghubungiku setelah beberapa hari saat aku sudah di kereta menuju rumah, seakan menunggu waktu ketika aku pulang. Manusia selalu ingin terlihat baik,

Mengapa aku pergi kesana jika aku takut?  Sebenarnya, beberapa bulan setelah aku menganggur aku merasa sepertinya aku perlu mengembangkan sayapku ke kota lain. Jakarta menjadi kota idola para jobseeker karna begitu banyak lowongan yang ditawarkan dan kota itu merupakan tempat menjamurnya kantor pusat korporasi-korporasi di Indonesia.  Hal itu memperbesar peluang kerja bagi makhluk-makhluk jobless untuk meraih harapan. Aku mengulur waktuku untuk kesana dengan alasan aku tak punya siapa-siapa disana dan aku tak pernah kesana sebelumnya, hanya sekali ke Kantor Kementerian Pertanian dan mengunjungi Kick Andy Show dalam rangkaian studi wisata kuliah, tentu saja itu tidak dapat disebut sebagai “berkunjung dan berkeliling”. Resikonya terlalu besar untuk tiba-tiba nge-kost dan hidup tanpa bimbingan seorang pun di kota sebesar itu.

Baiklah mari langsung menjawab pertanyaannya. Aku berangkat untuk mengikuti tes di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Astra Motor. Meski baru tahap pertama, perusahaan di bawah naungan Astra International ini cukup membuatku berani untuk break my limit. Pikirku “ini perusahaan yang layak untuk dikejar meski harus mengeluarkan banyak biaya dan tenaga, meski harus meraba-raba di kota itu. Aku tahu aku bisa.”. Tidak dipungkiri, pun aku sempat meragu dan bertanya kepada mama, “Ma, tidak apa-apakah aku kesana sendiri? Aku takut aku gagal lagi”. Ya mengingat sudah berbulan-bulan sejak aku lulus strata satu, sudah beberapa tes yang membuahkan kegagalan dan aku sempat down. Hal yang sangat wajar dong, toh aku belum nyampai kesempurnaan. Beliau menjawab, “Ya gak papa, dicoba saja. Tapi gak usah berangkat kalau kamu pesimis.”. Kata-katanya seakan mencambuk jiwa beraniku yang sempat tidur. Aku harus kembali bangkit, berani untuk melangkah. Aku juga bangga kepada mamaku, beliau dengan besar hati melepas putri tunggalnya seorang diri ke kota terpadat di Indonesia, yang juga pernah mebekaskan kesan tidak seru di benaknya.

Kereta menjadi transportasi yang kupilih untuk pergi kesana. Maklum, sebagai seseorang yang belum menghasilkan uang sendiri, pesawat menjadi moda transportasi yang begitu mahal. Kala itu nominalnya sudah mencapai kepala lima dalam ratusan ribu, tabunganku dengan tegas menolaknya. Semenjak lulus aku tidak lagi minta uang saku, hanya kasih Tuhan dan sisa tabungan semasa kuliah yang kugunakan untuk biaya keperluanku. Kalau naik bus, sudah pasti aku tidak sanggup, meski lebih murah. Sudah terbayang berapa kantong plastik yang akan kuisi nantinya. Eh kecuali kalau naik bus patas, aman sih tapi tetap tidak ingin. Fajar Utama Yk menjadi pilihan teraman dan ternyamanku, pun kantong tidak terlalu menjerit. Subuh itu mama mengantarku untuk mengejar Prameks ke Jogja. Setibanya di Stasiun Tugu, kekasihku menyambut dengan senyum hangat untuk membantuku menaikkan barang-barang dan ya namanya juga anak muda, tidak afdol jika tidak bertemu dahulu untuk berpisah meski sementara.

Stasiun Jatinegara, kata temanku lebih dekat turun disitu untuk kemudian ke kostnya di Pasar Rebo. Karna masih jam 3 sore, otomatis temanku belum pulang kerja dan aku belum punya tempat untuk beristirahat. Aku memanfaatkan waktu untuk cek lokasi tes. Jatinegara – Sunter ternyata begitu jauh, astaga. Di lokasi, dengan koper ditangan, baju sangat non formal dan muka capek akibat perjalanan 9 jam, aku memberanikan diri untuk masuk ke gedung Head Office dan bertanya dengan staff disana untuk memastikan gedung inilah lokasi tes-ku nanti. Pak satpam sedikit memandangku aneh, namun untungnya masih tetap ramah. Ia mengira aku baru turun dari pesawat, ku iyakan saja karna aku malas menjelaskan hehe.

Sunter – Pasar Rebo kuarungi dengan tiga kali ojek online. Untungnya aku mendapat driver-driver baik yang tidak membahayakan nyawaku. Malah mereka memberiku tips naik ojol dari lokasi kost temanku yang jauh, mengingatkan untuk berhati-hati dan tetap waspada. “Hati-hati ya neng, tasnya taroh depan.”, katanya hangat. Sempat aku berhenti di PGC, saking ngga tahunya dimana harus berhenti, dan disitu sinyal Tri hilang entah kemana. Bingung bagaimana harus memesan ojol selanjutnya, aku memberanikan diri untuk meminta seorang mbak berhijab untuk membagi kuota internetnya denganku. Baik sekali dia mau, aku menawarkan sekotak susu untuk mengganti jasa baiknya dan dia menolak. Usut punya usut, mungkin dia takut aku memasukkan obat-obat aneh ke dalamnya haha ternyata harus begitu untuk tetap aman di Jakarta ya?

Kanugrahan Rahayu atau kusapa Kanu, teman kristianiku sedari bangku SMA. Dia begitu baik menerimaku di kostnya. Pertama kali aku cerita soal ke Jakarta, dia langsung menawariku untuk tinggal disana. Kami sebenarnya tidak terlalu sering ngobrol karna memang waktu itu sama-sama pendiam, tapi aku begitu bersyukur karna kasihnya padaku. Di kostnya mungkin sebenarnya dikenakan biaya untuk tamu yang menginap beberapa hari, tapi dia terus mengelak dan berkata “Ngga bayar kok kat. Gapapa kok, beneran.”. Dia yang merawatku waktu aku disambut meriang muntah-muntah selepas naik ojol membelah Jakarta tanpa jaket tebal hehe. Tidak berhenti disitu, dia juga memberkatiku dengan membelikanku tiket kereta pulang. Dasar baik!

Begitu riuh, begitu kesanku akan Jakarta. Sebagai seseorang yang besar di kota kecil dan berkuliah di Yogyakarta, Jakarta begitu baru buatku. Setiap orang terlihat terburu-buru, lelah, waspada dan ingin menang sendiri. Motor tidak akan berhenti tepat di belakang zebra cross, bahkan kalau perlu terobos saja lampu merahnya! Trans Jakarta begitu sesak dipadati pekerja yang sibuk dengan handphonenya (thanks Ridho yang mengajariku naik TJ dan download aplikasi Trafi!). Satu hal besar yang kudapat disini, semua orang berjuang dengan sungguh-sungguh. Mereka mengajariku bahwa memang hidup kadang berombak dan kita harus berusaha mendayung dengan kuat. Kalau perlu beli motor penggerak kapal biar jalannya lebih kencang! Tidak dipungkiri, setiap orang pasti memiliki permasalahan yang mungkin tidak terlihat di mata kita but yes, show must go on. Lelah boleh, berhenti sejenak boleh, tapi harus bangkit lagi. Dan setiap perjuanganmu pasti berbuah hasil yang manis di waktu yang tepat.

Aku belajar untuk menghargai hidup lebih lagi. Aku bahagia karna Tuhan menguatkanku untuk mendobrak batas yang kubuat sendiri. Tentu saja Dia tidak membiarkanku sendirian, aku bersyukur atas orang-orang baik yang menjaga, menolong dan menyeponsoriku di perjalanan perdanaku ini. Sabtu di kereta Jayakarta Premium memberiku banyak waktu untuk bersyukur dan berharap. Aku senang aku bisa mengenal Jakarta dan memberanikan diriku lebih lagi. Aku berkata kepada-Nya bahwa aku siap untuk Jakarta esok dan selanjutnya. Entah itukah rencanaNya atau bukan, tapi aku percaya Tuhan menyediakan dan Ia tahu waktu yang terbaik.

Doaku kala itu adalah doa Yabes dalam 1 Tawarikh 4 ayat ke 40:
‘ Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku” Dan Allah mengabulkan permintaannya itu. ’
Dan terjadilah padaku juga.

Akupun berdoa saat ini, seperti pada kalimat kedua dai 2 Tawarikh 26 ayat 5:
‘ Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil. ‘
Begitu pun padaku. Amin.

Terimakasih sudah membaca kisahku. Doakan aku dan kehidupan karir ku selanjutnya, okay?

Best regards!
Katya, yang masih menunggu hasil tahap seleksi ke-2 dan petualangan-petualanganku selanjutnya.

Senin, 11 Februari 2019

Bertemu Kembali!

Halo, Hai~
Selamat malam.
Ya, Katya kembali lagi dalam dunia per-blog-an.
Kenapa?
Karena saya sedang mengaggur wkw huf.
Iya teman, aku akhirnya kembali setelah terakhir bloging di jaman SMA. Postingan-postinganku kala itu lucu sekali, khas anak SMA yang lugu wkw. Banyak menceritakan tentang cinta dan kegalauan yang dikemas dengan sok puitis. Gaya lamaku banget. Mengingat kala itu aku sering membaca novel dan tentu saja banyak diantaranya adalah novel cinta-cintaan remaja. Alhasil gaya penulisan terbawa semi-semi pujangga gitu ~

Setelah masuk kuliah, aku sedikit banyak banting setir dari dunia ke-introvert-an ku. Ya gimana lagi, awalnya aku mau tetap ngga sepeduli itu dengan orang-orang, mau kuliah-pulang-baca novel dan hal-hal tanpa interaksi lainnya but it seems so impossible. Hadeuuuh geng ngga sanggup kalo dikuliah se ansos itu. Semester pertamaku aku masih ngga peduli kan ya, tapi ternyata jadi bener-bener ngga punya teman, literally have no one to depend or else. 

Jadi semester selanjutnya aku mulai terbuka. Aku mulai aktif di organisasi, ikut kepanitiaan ini itu dan tersedotlah aku ke dunia persilatan kepanitian kampus feat organisasi a.k.a no life. But it was good tho! Ya karna ternyata semenyenangkan itu benar-benar punya banyak teman, banyak hal yang bisa diterima, dibagi, dipelajari dan digibahkan, em maksudnya di diskusikan. Banyak info baru, banyak skill baru yang ditambah dan banyak mengenal berbagai tipe kepribadian manusia.
Cuman ya, segala sesuatu ada masanya. Ada masa mengebu-gebu puol, ada masa sepi sekali huhu. Kenapa ngga ada masa yang sedang-sedang aja gitu si, yang ngga sibuk-sibuk banget tapi ya ngga gabut gitu?

Masuk semester 7, setelah KKN, manusia yang awalnya no life akibat sudah demis dari organisasi dan udah ngga diterima pensiun dalam kepanitiaan akhirnya selo bosque. Istilah kerennya "lebih serius kuliahnya". Awalnya seneng sih, kelas dah tinggal dikit, mulai ngerjain skripsi dan banyak waktu senggang. Cuman lama-lama bosen buanget cuy! Terbiasa memiliki banyak kegiatan dalam 24
jam membuatmu menjadi pribadi yang suka membuat skema kerja biar target kerja tercapai. Pernah dalam sehari aku seperti ini:
https://twitter.com/katyaCss/status/1085865153445257216

Iya geng, aku jadi suka memilah-milah waktuku dan melakukan segala sesuatu secepat dan seefektif mungkin. Ongkang-ongkang kaki hanya malam waktu udah selesai "main" di sekre atau memang day off. Punya banyak waktu luang setelah undur dari hiruk pikuk kehidupan mahasiswa aktif membuat saya merasa kosong. Iya, hampa aja gitu, terlalu gabut. Rasanya kayak keramaian kemarin hanya sebuah cerita sisi lain kehidupanku dan aku kembali ansos, selayaknya diriku dulu. Masuk semester akhir kuliah itu bener-bener ya cuman ngumpul sama teman se tongkrongan aja, teman "biasa" mulai jarang ditemui karna kelasnya udah beda-beda. Jarang ngumpul di sekre karna mulai sibuk skripsi, terus lama-lama jadi enggan datang karena ngga kenal anak baru. Akhirnya cabut kos dan ya dunia sesepi itu, se-tidak-menggairahkan itu.

Aku mulai rindu hari-hari aku punya target perkuliahan dan organisasi. Rindu lari-lari dalam persiapan kepanitiaan. Rindu tergesa-gesa masuk ke kelas pagi. Rindu tugas praktikum yang seringnya kukerjakan dengan gerutu. Rindu tangan penuh cat dikala mural. Rindu produktif. 

Aku merasa kekosongan ini akan segera selesai, disaat aku mulai bekerja.
Tapi ya hidup kadang memberimu kejutan.
Sudah hampir 6 bulan aku begini-begini aja.
Meski udah berjuang melakukan yang terbaik.
Ha.
Aku udah cape beberapa waktu yang lalu bersedih.
Harus tetap positif!
Maka dari itu, here I am. 
I am back to share my story again !
May you guys glad for it.

Regards, 
Katya.

Selasa, 19 Februari 2013

Rasa untuk kumbang itu

Hey pujangga apa kabar ?
Aku punya kisah lagi, tentang satu kumbang yang sangat aku sayang selama beberapa tahun terakhir.
Em sayang, kisahku ini membuatku cukup meneteskan air mata selama seminggu terakhir.

Dia, kumbang yang baik, dan manis sekali. Kami pernah menjadi sangat indah sampai suatu hari kupu merasa ingin dewasa. Kupu memberinya kata-kata yang kupu sendiri tidak tahu kenapa kupu berbicara begitu. Dan sedihnya, luka itu kumbang pendam dan tidak menceritakannya pada kupu agar kupu bisa menyembuhkannya.

Waktu berlari dengan cueknya, dan aku, kupu, sama cueknya dengan si waktu. H ah kupu menyesal !

Kupu selalu sensitif dengan kumbang ini, karna kupu terlalu sayang, hey kumbang ini berharga sekali untuk kupu!

Kupu menjadi saaaaangaaaat manja, karna kupu tidak sadar kumbang terluka. Kupu selalu meminta bertemu, tapi kumbang tidak pernah datang. Itu sering membuat kupu kesal dan menyindirnya agar sadar, tapi kumbang menangkapnya sebagai hinaan. Hem kumbang, aku hanya kecewa, dan aku rasa kumbang tak pernah mengerti!

Sekarang, kumbang itu sedang menjaga jarak dengan kupu, hey aku mau sembuhkan lukamu !

Kumbang tau kenapa aku menolak untuk hal-hal yang dulu itu? Kupu mulai cinta sama kumbang. Kupu ga pernah mau cuma gara-gara perasaan, kedekatan kita menjadi beda. Kupu tak pernah secara jujur mengaku ingin lebih kan ? Karna kupu tak mau saat kita putus kita menjadi musuh.

Tapi ternyata sekarang begini, kupu sedih sekali.
Ingat saat kupu memanggil kumbang kemarin pagi dan kumbang enggan mengangkat? Itu menyakitkan sekali.
Ingat saat kupu memohon kepada kumbang ? Itu rasa malu terakhir yang kupu punya, itu keberanian terakhirku !

Tapi..
Kumbang bilang apa ? Apa yang kumbang lakukan?!
Kupu selalu ingin memberi tahu kumbang bahwa kupu sangat sering menangis demi kumbang !

Kumbang, DBL tahun ini tolong datang.

"Aku selalu mengingat dan menginginkan senyummu sejak pertama kita bertemu"

Dengan penuh rasa,
Kupu.

Senin, 26 November 2012

Galau? Ngga deh~

Hey my blog
hahaha lamaa banget aku ga posting apapun, kangen deh *peyuk*

eh hari ini aku ulang tahun lo, yang ke tujuhbelas. Aduh jadi berasa tua deh. Yaa seneng sih, tapi belum kerasa gregetnya tujuhbelas tahun. Aah jadi galauuu~

eh tapi kita ga boleh galau!

Yap, belakangan ini ngetrend banget yang namanya galau, apalagi buat kaum ABG labil atau remaja kece kayak aku ,ahay! Dan masalah kegalauannya pun beragam, mulai dari yang wajar sampe yang diluar akal sehat. Remaja oh remaja~

Nah karena keprihatinan akan virus kegalauan tersebut, aku mau bagi2 tips buat ngilangin galau. Monggo disimak :D

1. Bilang "Aku galau"
Ya, percaya ga percaya, kata2 singkat kayak gitu bisa bikin mood naik dikit, apalagi kalo ada yang jadi telinga penampungnya, lanjut curhat deehh.

2. D O A
Iya, klise banget, doa. Kalo kamu masih ngaku punya agama, doa jadi pilihan paling kece. Percayalah curhat sama Tuhan lebih melegakan daripada sama manusia, apalagi sama manusia berjenis kompor yang bukannya bikin tenang malah bikin tambah uring-uringan, parah badai !

3. Nangis
Hahaha, cewe banget sih tapi ampuh kok! Orang kan nagis bukan karena lemah men, tapi karena nangis adalah ekspresi paling totalnya manusia yang udah gatau lagi harus gimana, klimaks banget! Nangis juga bisa bikin lega, selega berhenti cegukan satu jam.

Nah yang terakhir, paling gampang tapi ga kalah ampuh!

4. Tidur.
What? Tidur? Kenapa? Ya habis kalo tidur enak :D. Tidur adalah pembangkit mood paling bagus dan bikin sehat. Sewaktu tidur, badan kita ngereparasi diri secara alamiah. Tapi alasan kuat aku kenapa milih tidur buat penghilang galau karena kalo tidur, ntar waktu bangun bakal lupa galaunya tadi. Simpel.

Yah cukup deh tips dari aku, selamat praktek ya makhluk galau Indonesia. Ingat jika galau berlanjut, hubungi pacar terdekat!

GBU !

Kamis, 21 Juni 2012

i want to talk with you, self by self, heart by heart. Dude, why you so far away?

tiba-tiba teringat si kumbang kecil
haha lucu sekali, jadi sedikit galau dah. Aku tutup mataku dan terlihat disana memori waktu pangeran itu sedang tersenyum.

Aku tidak tahu mengapa dulu kamu menjadikanku seorang putri, padahal aku tahu aku lebih mirip pengembara yang gagah daripada putri lembut yang lemah gemulai. Mungkin kau melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, terimakasih aku sangat menghargainya :)

Kumbang kecil aku ingin bercerita, tahukah kamu aku mengulang kembali segala percakapan yang masih bisa aku ingat. Maafkan aku kumbang, aku terlihat jahat sekali. Ya kau sangat memanjakanku hingga aku menjadi putri kecil manja yang sangat kekanakan. Aku memintamu untuk dewasa agar aku dapat dewasa pula, seperti adik kecil yang minta digendong kakaknya, maaf jika saat itu aku terlalu berat untukmu.

Senyummu, iya, ingat tidak waktu kita duduk-duduk gaje sambil menikmati es degan ( kelapa muda ). Haha waktu itu aku gagal membuatmu tertawa, aku banyak terdiam disana memandangimu yang ah sudahlah. Pantas saja akhir-akhir ini aku sangat ingin untuk minum es degan, haha.

Ingat tidak saat tangan besarmu itu berada di atas kepalaku? haha itu pertama kalinya kamu menyentuhku, woles aja gausa gemeteran gitu :)

tapi perlahan aku mulai jahat, aku tak tahu kenapa.

Aku mulai mengacuhkanmu, mulai memintamu untuk lebih.

Aku menjadi sangat manja saat kamu sedang beradaptasi dengan dunia barumu.

Hal yang aku takutkan terjadi, aku mulai bosan dengan sikapmu dan mulai melukaimu, maafkan aku.

Saat aku kejam, kau hanya diam. Saat aku menjauhimu, kau hanya diam.
Kumbang, itu membuat diriku semakin jahat.
Diammu tak bisa kubaca, matamu tak bisa kupandang.
Saat kau lewat aku tahu kau mengharapkan aku untuk mengucapkan sepatah kata.
Aku tak bisa, sungguh, untuk melihatmu dari sudut mataku saja sudah membuatku hatiku ga karuan, aku takut.

ya, aku takut.

aku takut kau marah padaku
aku takut kau membalaskan semua ini
aku takut kau tidak memaafkanku

tapi seperti biasa, kau pun hanya diam. Mungkinkah lukamu terlalu dalam?

kemarin sewaktu kita bertemu, Tuhan memberi kesempatan untuk kira bicara.
Aku melihatmu, tampak tak suka melihatku.
hmm, aku mulai takut lagi, tapi kali ini aku mencoba untuk tidak menjadi pecundang lagi.
aku mulai mencoba berbicara seperti semua baik-baik saja.
perlahan kau memperhatikan ocehanku, perlahan kau mulai menganggapku
hey, aku bahagia saat itu!
saat kau sudah mulai tertawa, haha aku merasa ada yang mencair di sini.

Tapi ada suatu hal yang berbeda..
aku tak bisa benar-benar membacamu, selengkap-lengkapnya.
kau mulai bersayap :)

ya.. kau terlihat sangat dibutuhkan sekarang
dan kau.. terlihat sedang menargetkan seekor kupu-kupu lain untuk menyembuhkan lukamu.

jangan dia, jangan.
harus aku yang menyembuhkannya!

disaat terakhirpun aku menunggumu untuk memulainya
1, 2, 3, 4, 5, ..
tidak ada yang berubah, kau tetap diam disana.
hmm aku tetap memandangimu dengan diam-diam, yah kau tak pernah tahu kan?

tapi saat kau mellihat ibu kupu-kupu itu...
kau terlihat mencarinya, terlihat begitu peduli
aku tahu aku seharusnya tidak terlalu berharap
seandainya doraemon berbaik hati kepadaku, aku akan meminjam mesin waktunya.
aku akan menjadi aku yang sekarang untukmu dulu

hmm
sudahlah sekian saja kumbang, cukup ini yang bisa aku ungkapkan.
aku tak boleh menulis saat tetes mata ini mengalir bukan?

semoga kau masih sempat membaca ini semua
"jika memang sudah ada yang lain, aku akan mencobanya seperti matematika yang berhenti untuk meminta kita mencari 'X'-nya kembali~"
ya, aku akan mencobanya
love,
#KCl

Rabu, 20 Juni 2012

DEPAPEPE

Syaloom cemans cemans
Salam kupu-kupu kumbaang >,<
Hahaha habis pulang kemah ni, bahagia banget rasanya. Tapi sebel juga kemah kemarin cuma banyak di tenda, pengen ikut wide game sama outdoor game tapi udah kebanyakan orangnya, yaudah ngelah deh, huhuhu.
Terus bahagianya kenapa dong?
  ya itu tadi, kemahnya udah selesai! Kan udah ga kadi anak pramuka lagi, udah bebas dari organisasi berlabel wajib itu, haha. Ga tau kenapa dari dulu aku ga doyan sama yang namanya pramuka. Ya kenapa coba kudu semua anak kelas satu ikut pramuka, kan ga semuanya suka. Ga semua doyan bikin tulisan naik-turun-naik-turun (sandi rumput), kibar-kibarin bendera kuning merah buat kasih kode, ga mudeng kakaak !

Oke oke, cukup ngedumelnya. Setelah overtired dan oversleep, aku langsung online, tiba-tiba keinget satu nama "DEPAPEPE". Bukan itu bukan nama mantan saya, bukan juga nama mantan pembantu saya. Itu nama duo gitaris asal negeri sakura, Jepang.
kenapa namanya aneh gitu?
suka-suka mereka doong!!
Tapi tenang aku tau jawabannya. Nama "DEPAPEPE" diambil dari nama kedua personilnya,
Miura Takuya (三浦拓也) - Depa 

dan
Tokuoka Yoshinari (徳岡慶也) - Pepe,

DAN

JADILAH


DEPAPEPE
*prokprokprok

Hahaha, gaje gila, tapi hebat kan aku bisa tauu?? dari wikped sih *ups. hihi, oke deh lebih lengkapnya ada dihttp://id.wikipedia.org/wiki/Depapepe

Pertama kali aku denger lagu mereka itu waktu mereka tampil di dahsyat, tahun berapa ya, aku lupa :D . mereka main gitarnya keren abis. Walau ga ada liriknya, tapi alunan lagu mereka ngebuat kita tau apa yang mereka ceritain. Teknik main gitar mereka juga ga abal-abal guys, level pro dah. Yang paling sering main melodi si Takuoka, kalo liat cara mainnya wuuh rasanya gampang banget dia pindah-pindah jari dari fret satu ke fret yang lainnya. 

Lagu pertama yang aku dengerin dari "DEPAPEPE" adalah "ONE". Kalo aku nangkepnya sih ini lagu bercerita tentang suatu hal yang menjadi penyemangat, satu aja yang bisa, cuma satu, gitu. nih videonya
one 

Bagus kan?? Tenang lagu-lagu mereka masih banyak lagi. Mereka juga suka covering lagu-lagu yang lain, aku paling suka waktu mereka covering lagu ostnya kartun doraemon, keren banget pokoknya. Mau donlot?? Bisa cari disini nih.
Oke deh segitu dulu, happy listening guys
God bless you :)

#KCl

Jumat, 01 Juni 2012

a day for remember

Hello guys, udah lama banget aku ga update blog ini, debunya udah sampe di langit-langit nih, hahaha
oke hari ini hari terakhir aku belajar di kelas sepuluh nih, rasanya baru kemaren aku ngedumel masuk di kelas ini, eeh taunya udah mau kelas sebelas aja, cepet banget cyyn..
Iya iya awalnya aku ga nyaman sama ini kelas, habisnya kan waktu mos aku di kelas lain. Tapi guys, setelah 11 bulan aku disini, berkesaaan banget, anak-anaknya nih ya ga ada yang sama, beda semua, ngaco semua, yah ada yang ga ikutan sesat juga sih pokoknya gela abis. Nih ya ada yang ngeyelnya setengah mampus, ada yang lebaynya ga ketulungan sampe ada yang tiap menit minta maaf , yah ga tiap menit juga sih, lebay amat lu kat.
Kelas ini emang paling beda sama , paling jago kalo ngerayu guru apa lagi kalo nunda ulangan paling penuh juga sama yang namanya ngejelek-jelekin teman buat seru-seruan. Pernah di semester satu sehabis obade 17an kita minta berjam-jam pelajaran buat tidur-tiduran ga jelas gitu dah. Hum kangeen.

Balik ke hari ini, sebelum masuk kelas aku disuruh berhenti dulu buat di poto. Udah eksyen khas anak lebay gitu eh dibilang muka bangun tidur, memang mata ga bisa bohong. hari ini aku berangkat pagi ,iya iya biasanya berangkat telat-telat. Habisnya mau gimana lagi, hari ini ada 3 mapel yang ulangan man, jadi yah cari aman aja dah, hahahaha.

Singkat saja sodara-sodara, hari ini sangat aneh, dari alur perubahan mood setiap anak di kelas sampe capeknya kami untuk belajar. Mungkin di setiap kami memang memiliki satu perasaan yang sama, takut untuk kehilangan.
Memang suatu perpisahan itu menggores suatu luka, suatu rasa dimana kita sangat tidak ingin untuk tidak tertawa bersama di ruangan ini.
Hari itu mengecoh, terlihat biasa padahal memiliki cerita. Terlihat tak sempurna padahal luar biasa.
Di hari terakhir kita baru sadar betapa berharganya setiap detik yang kita lewati bersama, setiap menit tawa yang kita merekah di wajah kita, tiap tetes tangis yang mengalir ke seragam kita dan setiap hening yang kita simpan.
kita boleh berpisah , tapi kita tak akan terpisah .. :)
Yeah guys, just close your eyes and remember all the time we spend together. This is a day for remember
ciao!



Jumat, 10 Februari 2012

surat untuk si kumbang kecil


Kepada kumbang kecil yang ku tunggu agar dewasa
Yang selalu pandai mencari madu termanis
Namun gagal membuat kupukupu berhenti menangis

Mungkin kau tak mengerti
Tapi
Cobalah untuk mengerti kata-kataku ini

Senja itu,
Saat aku merasa ini takkan berkembang
Saat aku berhenti untuk berharap kepadamu
Saat aku mengambil keputusan itu

Tak pernahkah kau berfikir
Tentang apa yang ada di benakku
Tentang rasa yang ingin kusampaikan
Tapi aku menunggu, sampai kau menjadi dirimu

Dengarkah engkau?
Saat tetes air mata ini jatuh ke bumi
Tentang bulan yang mencoba terang
Berusaha untuk menyinari hatiku

Lihatkah engkau?
Saat senja berusaha indah
Melukis warnanya hingga aku tertawa
Menghembuskan anginnya agar aku bahagia

Aku tahu kau tak mendengarnya
Aku tahu kau tak melihatnya

Tunggu,
Izinkan aku bertanya
Apakah kau mengerti tentang sebuah tradisi
Untuk mengajak kupu-kupumu terbang ke pelangi?

Baik, aku mengerti kau tidak tahu
Tapi kenapa kau tidak membawa madumu untukku?
Atau membantuku memilih
Tentang warna dan aroma bunga

Kumbang kecil,
Sampai kapan kau akan begini?
Aku menunggumu
Dan aku sadar, itu terlalu lama

Kumbang kecil,
Bisakah kau berusaha ?
Agar semuanya tak berakhir
Agar sebuah rasa tidak kubuang dengan sia-sia


Dengan penuh harap agar kau bermetamorfosis dengan sempurna
-Kupu-

Sabtu, 28 Januari 2012

mau langsing? sabar dong

ternyata untuk melangsingkan badan ga cuma ngatur pola makan aja, mengubah kepribadian pun sama pentingnya
mau bukti? ni :
img
 
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Mengurangi berat badan serta diameter lingkar pinggang tidak cukup hanya dengan diet dan olahraga. Kepribadian juga perlu disesuaikan, sebab menurut penelitian orang berkepribadian sabar dan disiplin cenderung lebih cepat langsing.

Fakta ini terungkap dalam sebuah pengamatan di Laboratory of Behavioral Neuroscience selama kurang lebih 50 tahun. Berdasarkan data dari sekitar 2.000 partisipan, para peneliti menemukan bahwa orang penyabar memiliki berat badan rata-rata 9 kg lebih ringan.

Ilmuwan yang memimpin penelitian itu, Antonio Terracciano, PhD mengatakan bahwa orang penyabar cenderung lebih disiplin dalam segala hal termasuk menjaga pola makan. Misalnya untuk sarapan, orang sabar cenderung lebih punya waktu daripada orang yang selalu merasa tergesa-gesa.

Pola makan yang cenderung lebih teratur membuat asupan kalori pada orang sabar jadi lebih sebanding dengan kebutuhan energinya. Akibatnya dibanding orang yang selalu tergesa-gesa, kelebihan kalori yang ditimbun sebagai lemak pada orang sabar biasanya lebih sedikit.

Bukan hanya jadwalnya yang tertib, kecenderungan cara makan pada orang sabar juga mempengaruhi keberhasilan program diet. Dikutip dari Menshealth.com, Minggu (30/1/2012), orang sabar memasukkan makanan ke mulut sedikit-demi sedikit lalu mengunyahnya secara perlahan.

Beberapa penelitian lain menunjukkan, lamanya makanan berada di mulut lebih mempengaruhi rasa kenyang daripada banyaknya makanan yang masuk perut. Makanan yang dikunyah selama 9 detik lebih mengenyangkan daripada hanya dikunyah 3 detik, sehingga porsi secara keseluruhan menjadi lebih kecil.

Selain dalam hal menjaga pola makan, orang sabar juga lebih disiplin untuk olahraga. Meski sama-sama sibuk, orang sabar biasanya lebih mampu meluangkan sedikit waktu untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan untuk membakar kelebihan kalori.

Ratu Sweethella - Run and Hide

hahaha lagu galau buat satnite ni guys, tapi sayang videonya aneh, hahahaha
cekidot

Reff:
Harusnya malam ini bertemu aku menunggu, but you run and hide (run and hide)
Apakah ini semua salahku ?
Mungkin kau takut, so you run and hide, run and hide (run and hide)
Ku mencoba tuk menjaga perasaan, please understand
Sepertinya ku mengenalmu jauh sebelum ku bertemu
Ceritakan semua rahasia jalan hidupmu
Bila engkau bersedih aku disitu
Reff:
Harusnya malam ini bertemu aku menunggu, but you run and hide (run and hide)
Apakah ini semua salahku ?
Mungkin kau takut, so you run and hide, run and hide (run and hide)
Ceritakan semua rahasia jalan hidupmu
Bila engkau bersedih aku disitu
Harusnya malam ini bertemu,  run and hide (run and hide)
Apakah ini semua salahku ?
So you run and hide, run and hide  (run and hide)
You run and hide
You run and hide



Kamis, 26 Januari 2012

2ne1- i'm the best

yok yang suka k-pop
saya hadirakn girlband asal korea yang berpenampilan nyentrik ini, tapi tetep keren dan sangar, lol
dancenya keran, walau video klipnya aneh, this is it lahhttp://www.youtube.com/watch?v=j7_lSP8Vc3o&feature=player_embedded

"Hear Me Out"

saya gatau ini lagu gimana, lol, tapi liriknya menarik, so nikmatilah


I join the queue on your answerphone
And all i am - is holding breath
Just pick up i know you're there
Can't you hear - i'm not myself

Oh go ahead and lie to me
You could say anything
Small talk will be - just fine
Your voice is everything
We owe it to love
And it all depends on you

So listen up - this sun hasn't set
I refuse to believe that it's only me feeling
Just hear me out - i'm not over you yet
It's love on the line can you handle it

So how do i do normal
The smile i fake - the permanent wave of
Cue cards and fix it kits
Can't you tell - i'm not myself

I'm a slow motion accident
Lost in coffee rings - and fingerprints
I don't - wanna feel - anything
But i do
And it all comes back to you

So listen up - this sun hasn't set
(I refuse to believe that it's only me feeling)
Just hear me out - i'm not over you yet
(It's love on the line can you handle it?)

So listen up
Look at me straight
Just hear me out
Don't make me wait
I'm not myself
I can't take this
Love's on the line
Is that your final answer

I join the queue on your answerphone
And all i am - is holding breath
Just pick up i know you're there......

So listen up - this sun hasn't set
(I refuse to believe that it's only me feeling)
Just hear me out - i'm not over you yet
(It's love on the line can you handle it?)

Rabu, 24 Agustus 2011

surat untuk kumbang

kumbanag apa kabar
kumbang tahu kabarku?
saat ini aku sedang yah, tidak begitu baik

kumbang aku menangis, sekali lagi aku menangis untuk pribadi yang sama
kumbang bantu aku terbang,karena saking sakitnya aku menangis,aku tak kuat untuk terbang
kumbang kenapa ,kenapa selalu kupu yang kena?
kupu selalu salah ka?
salah ku terlalu fatal ka?
aku hanya ingin peduli
peduli
menjadi tidak cuek lagi ternyata tidak mudah ya
terhalang
kumbaaaaaaaaaaaang
maaf aku terlalu bersedih
suratku ini menjadi sungguh pahit
jemariku terhenti saat aku hendak menoreh kata-kata untukmu
kumbang hadirlah cepat
bantu aku untuk mencari bunga yang tepat
tempat yang tepat untuk menghapus tangisku dan terlelap

kumbang aku lelah
tolong hapuskan memori ini
atau jadikan aku kupukupu teridah di tamannya

love,
kupu.

Jumat, 05 Agustus 2011

akhirnyaaa aku punya blog lagi

hahahahaha akhirnya bisa juga aku punya blog lagi xD

dulu sih sempet punya blog,cumaaan yah biasa lupa ,hahahahaha
kemaren aku bikinnya blogdetik,tapiiiiiii aku ga mudeng ,hahahahaha
semoga saja blog ini membuat saya bahagia ,ahay xD